Dewasa?

Minggu lalu, Gua bermalem mingguan bareng temen-temen Gua. Seperti biasa, Kami nongkrong-nongkrong ngopi sambil ngelirik kiri-kanan berburu calon Ibu dari anak-anak Kami. Lalu entah darimana temen Gua memulai obrolan, bukannya obrolan sepele seperti ngegosip atau ngomongin tentang bola, Dia malah bertanya “menurut Kalian kedewasaan itu apa sih?” Continue reading

Batman v Superman: Dawn of Hyperbole

Kita ini mahluk sosial yang salah satu keinginan dasarnya adalah berbagi pengalaman, makanya Kita suka kumpul-kumpul sambil ngegosip saling berbagi cerita satu sama lainnya. Kita bercerita atau berbagi pengalaman supaya Kita bisa merasa lebih dekat, lebih terhubung secara emosional ke orang-orang yang Kita bagikan pengalaman Kita, dan hidup di jaman internet ini, sosmed memberi Kita platform untuk memenuhi kebutuhan Kita untuk berbagi cerita. Continue reading

Toilet

Pada suatu hari, Archimedes sedang kebingungan untuk mencari cara menghitung kandungan emas yang ada pada mahkota sang raja, Ia harus dengan cepat menemukan cara yang akurat untuk menimbang kandungan emas itu atau Dia akan dipenggal. Mungkin karena tegang, Archimedes keringetan dan timbul bau badan, jadi Ia pergi mandi. Karena pada saat itu belum ada shower, Dia mandi di dalam bak mandi, sewaktu dia ngeliat air yang berjatuhan dari bak mandi Archimedes mendapat pencerahan; Dia tau cara ngitung kandungan emas di dalem mahkota raja, lalu dia teriak-teriak eurika keliling kota sambil telanjang.

Continue reading

Kenapa Gua tergila-gila Dark Souls

Seumur hidup Gua, mungkin Gua udah pernah mainin ratusan Video Game, banyak yang bagus, banyak juga yang biasa aja, beberapa meh.. Tapi di akhir tahun 2015 kemarin, Gua mainin 2 buah Game yang luar biasa, 2 Game ini membuat Gua berpikir “seperti inilah Video Game yang seharusnya”,

Salah satu game itu adalah Dark Souls.

 

Nulis ini sekalian nyambut Dark Souls III

Continue reading

Sosmed racun

Gua berusaha untuk ngomongin hal ini tanpa terdengar kayak orang muna yang tukang ceramahin orang, tapi karena Gua udah kesel, ya bodo amat lah.

Dalam hal persosmedan Gua selalu telat. Saat semua orang udah BBM-an di BB Gua masih SMS-an di Nokia, saat semua temen Gua pindah ke Facebook Gua masih sibuk di Friendster, saat mereka ngepost sarapan di Instagram Gua masih tidur boro-boro foto sarapan, saat udah ada Snapchat, Vine, Twitter, Pinterest, anu ini itu. Gua masih ngeblog di WordPress.

Continue reading

Horror


Gua nggak pernah suka genre horror dalam media apapun, mau itu film atau video game. Gua bener-bener nggak suka, bahkan ngerendahin genre Horror. Gua selalu ngerasa genre horror adalah genre sampah, genre yang ada untuk seorang produser yang nggak punya bakat sama sekali dan untuk audiens dengan IQ medioker. Perasaan benci ini bukan karena Gua takut, sebaliknya, Gua nggak pernah ngerasa bener-bener takut sama sekali dengan film atau game horror yang gua mainin. Gua nggak merasa peduli sedikitpun dengan apa yang terjadi di dalam layar; karakter-karakter berguguran dengan cara yang sadis, the end. Gua selalu keluar dari bioskop tanpa rasa takut dan ngerasa rugi udah bayar tiket dan udah membuang 2 jam hidup gua untuk hal gak guna. Itulah pendapat gua mengenai horror..

Sampai Gua nonton The Shining

Continue reading