Star Wars: F*ck you Fanboys!

Gua pernah bilang di Blogpost Gua sebelumnya (Batman v Superman: Dawn of Hyperbole) kalau ekspektasi yang berlebihan bisa ngerusak sebuah karya, baik itu berupa game, musik, atau film. Dalam kasus Batman v Superman, ekspektasi yang berlebihan ini membuahkan kekecewaan yang berlebihan dari fans dan kritik, yang akhirnya bikin skor BVS di Rotten Tomatoes jadi JAUH lebih rendah dari nilai yang seharusnya BVS dapetin. Hal ini tentu aja bikin tugas produser film jadi jauh lebih berat karena mereka harus memenuhi semua ekspektasi fans.

Nah di Film terhot di akhir tahun kemarin, akhirnya kita dapet produser film yang berani bilang “FUCK YOU FANBOYS, Gua gerah sama semua ekspektasi yang Lo harapin di film Gua ini, semua ekspektasi yang lo harapkan nggak bakal terjadi di film ini, Gua justru akan membuat film yang membalikkan semua ekspektasi lo! MUAHAHAHHAHHA!!!”

Film yang Gua maksud tentu aja adalah Star Wars Episode VIII: The Last Jedi.

Continue reading

Advertisements

PNEUMOTHORAX PART 1

Gua udah sering ngasih tau temen-temen gua kalau gua pernah ngalamin penyakit paru-paru bocor, dan bahwa gua pernah dioperasi gede untuk nyembuhin penyakit itu, tapi gua belum pernah cerita dengan detil sedetil-detilnya tentang kejadian itu. Jadi ya, mumpung gua lagi bosen, sini gua ceritain. Continue reading

Apa arti Dark Souls untuk Gua

Gua nulis blog ini di jam 2 malam, kondisi badan agak panas karena radang tenggorokan, kepala agak teler karena obat, jadi maaf kalo tulisan Gua disini agak ngelantur. Walaupun ini udah saatnya Gua tidur, Gua gabisa.. Gua euphoric, ekstatik, bahagia menggebu-gebu tapi disaat yang sama Gua merasa sedih dan haru.. Gua baru namatin DLC terakhir Dark Souls 3: The Ringed City.

Continue reading

Satu adegan di One Punch Man

Kalo kalian nggak tau apa itu One Punch Man biar Gua ringkas dengan singkat. One Punch Man (OPM) pada awalnya muncul sebagai serial komik website di tahun 2008, komik ini dikarang oleh mangaka dengan alias “ONE”, komik ini.. ya sori-sori aja, gambarnya jelek dan berantakan. Tapi komik ini perlahan-lahan mendapat buanyak fans, sampai pada tahun 2016 website OPM sudah divisit lebih dari 70 juta kali.

images

Pada tahun 2012 serial OPM ini diadaptasi ke buku komik oleh mangaka gokil Yusuke Murata, yang sebelumnya menggambar Eyeshield 21, lalu pada tahun 2015 OPM diangkat ke layar kaca oleh studio Madhouse (Menurut Gua salah satu studio anime terbaik sejepang). Continue reading

Agama Gua Part 2: Meme

Blog ini adalah Part 2. Kalau belum baca Part 1 dari blog ini, baca dulu di [LINK INI]

Seperti serial game Metal Gear Solid, part 1  dari blog ini banyak membahas mengenai genetik, dan untuk part 2 ini Gua bakal bahas mengenai Meme.

Bukaaan.. bukan meme kayak gini

Meme, seperti yang dijelaskan oleh Biologis Richard Dawkins, adalah sebuah ide, perilaku yang menyebar dari individu ke individu lain dalam sebuah budaya. Meme adalah satuan pembawa ide, budaya, simbol, atau perilaku yang dapat disebarkan dari satu otak ke otak lainnya melalui tulisan, lisan, gestur, ritual atau melalui perilaku lain yang dapat ditiru. Meme bisa dikatakan mirip dengan gen, karena mereka sama-sama dapat “berkembang biak”, berevolusi, dan beradaptasi terhadap seleksi alam/sosial. Continue reading

Dark Souls and Final Fantasy XV

Japanese RPG dan Western RPG.. Lucu ya, RPG adalah satu-satunya genre game yang dibedakan berdasarkan lokasi geografis. Gak ada tuh genre “korean puzzle” atau “japanese FPS”, perbedaan ini unik hanya ada di genre RPG.

Jadi apa bedanya WRPG dan JRPG? Bukan, bukan dari lokasi tempat game tersebut dibuat, buktinya ada WRPG dari Jepang seperti Legend of Zelda atau JRPG dari barat seperti Child of Light.

Perbedaan dari kedua genre ini adalah pada fokus yang ditekankan pada gamenya. Pada WRPG, elemen yang ditekankan adalah fantasi dan dan ekspresi. Fantasi yang Gua maksud disini bukan fantasi macam Orc dan Elf di middle earh, Fantasi yang Gua maksud adalah saat Game mengubah Kamu menjadi orang lain, saat Kamu jadi jagoan space marine, atau jadi Dragon Slayer. Saat Kamu merasakan puasnya menjadi seseorang yang bukan diri Kamu, itulah Fantasi. Sementara Ekspresi, ya ekspresi. Kemampuan untuk mengeksrpesikan diri Kamu di Game, baik dari pilihan dialog, pilihan faction, pilihan class, penampilan, nama, dan aksi-aksi kita lakukan di game tersebut.

Continue reading