Gritty Reboot

Kita liat ini dimana-mana. Dimulai dari media komik pada tahun 80an ketika Frank miller nulis The Dark Knight Returns, lalu diikuti film-film sejak tahun 2013 kita ngeliat Maleficent reboot, Putri Salju Reboot, Robocop reboot, Conan Barbarian reboot,  Dredd reboot, New Police Story, Total Recall Reboot, yang nanti bakal disusul oleh Jurassic park reboot, Cinderella reboot, Mad Max reboot, dan lain lain.  terakhir media game juga ikut-ikut mereboot franchisenya, seperti tomb raider reboot, prince of persia, bahkan sonic.

WTF

Kita bisa liat di semua reboot ini, setiap kali sebuah media direboot, semua aspek yang ada harus lebih gelap, lebih kelam, lebih gritty. Karakter-karakter di dalamnya lebih sinis, dunianya berupa dystopia dengan kesenjangan sosial tinggi, dan realisme sangat dipertahankan, pokoknya surem lah.

Untuk beberapa reboot seperti arkham series atau Batman Nolan, gritty reboot bisa jadi sangat bagus dan pas, beberapa story memang memiliki potensial untuk dibuat menjadi gritty tanpa harus mengorbankan essence dari sumber materinya. Tapi beberapa reboot sering terasa dipaksakan, sebuah materi yang memang pada awalnya ditujukan untuk anak-anak, atau untuk aksi berlebihan yang nggak masuk akal, direboot menjadi lebih realistis, serius total, dan kelam. Hal ini membuat reboot-reboot ini kehilangan essence dari sumber materialnya, yang pada awalnya adalah sebuah proyek untuk fanservice untuk para fans tua, jadi hanya sebuah film yang terlupakan.

Ke-gritty-an dari media-media yang di reboot disebabkan oleh satu hal, keinginan untuk dianggep dewasa. fans-fans yang pada masa kecilnya nontonin total recall pada saat ini udah bakal jadi orang dewasa yang udah berkeluarga, jadi tentu saja mereka bakal pengen mau nonton kembali total recall ini tapi yang sudah dikemas supaya jadi lebih dewasa bukan? SALAH. “Kami fans tua mau experience yang sama persis seperti yang kami alami dulu dan segala perubahan dari sumber materi bakal kami anggap salah.”

Tapi, terlepas dari sikap fans tua yang menolak perubahan, gua rasa usaha reboot-reboot ini untuk menjadi dewasa bakal tetep kerasa hambar, mereka gagal untuk menjadi dewasa dengan berusaha terlalu keras untuk jadi dewasa, dan inilah sebabnya.

1. Nihilis

Gua baru baca Ready Player One , sebuah buku karya Ernest Cline. Di chapter 2 dari buku itu, si protagonis memberi gambaran tentang dunia yang gelap, dan society yang rusak. Bagaimana orang tua memberi makan kebohongan demi kebohongan ke anak-anak mereka tentang santa, kelinci paskah, dan tuhan. “seharusnya mereka langsung aja bilang ‘semua itu cuma dongeng, kita cuma kera botak yang merusak lingkungan yang nggak lama lagi akan mati dan punah. Ketika kamu mati, ya selesai sudah, nggak ada itu surga, semua itu sama bullshitnya seperti tuhan’ “.

Ketika kalian baca kalimat itu, sangat kerasa kan bahwa pemikiran “gua benci dunia, gua benci segalanya” seperti itu hanya bisa muncul di pemikiran seorang remaja bukan? Seseorang yang udah dewasa, yang udah berkeluarga, yang udah tau seluk beluk kehidupan dan cara ngakalinnya nggak akan berfikir seperti itu. Berfikir nihilis, nothing matters, “gua benci dunia”, “gua mau mati” nggak membuat seseorang menjadi dewasa.

Banyak gritty reboot membuat seorang karakter menjadi seperti ini, contohnya John McClane. Pada Die Hard Trilogy kita disajikan aksi berlebihan dengan humor garing yang lucu. McClane agak sinis tapi kita tahu pada dasarnya dia adalah orang lucu dan baik yang ingin melindungi orang yang dia sayangi.

Tapi di Die Hard 4, McClane berubah menjadi suram, serius. Setelah kehilanganbanyak hal dalam hidupnya, McClane jadi seorang pemabuk yang nggak peduli apapun lagi di dunia yang telah mengecewakan dia. Ini nggak membuat dia menarik, ini nggak membuat kita bersimpati sama dia, ini cuma membuat McClane membosankan.

2. Serius & realisme

Humor nggak membuat kalian jadi kekanakan, justru sebaliknya, dengan sesekali berbuat kekanakan lah itu berarti tanda kalian sudah dewasa. Nggak peduli betapa tuanya kita, betapa bijaknya kita, kita semua pasti masih suka beberapa hal yang masyarakat anggep kekanak-kanakan, dan dengan mengakui hal itu justru menandakan kita udah dewasa, bukanya membalikkan badan dan bilang “owh hal itu buat anak-anak, gua udah terlalu dewasa untuk itu”, dan sedikit rehat diantara semua keseriusan itu bisa dipakai untuk memanusiakan karakter dan mengatur tempo supaya audiens nggak lelah. Metal Gear adalah contoh sempurna dari penggunaan humor di game dengan tema yang sangat serius.

Yah pada dasarnya, semua reboot ini dilakukan dengan niat mulia, karena kita ingin tumbuh bersama para heroes kita, atau lebih tepatnya, kita ingin para heroes kita tumbuh bersama kita. Kita nggak mau ninggalin hal-hal yang kita sayangi sebagai anak kecil hanya karena kita menua, tapi itulah yang ditekankan society.  Saat pengalaman kita makin banyak saat kita makin dewasa, hal-hal yang ditunjukkan film dan komik atau game ini jadi terlihat sangat naif dan lugu. Konyol dibandingkan dengan kehidupan kita yang dipenuhi kerjaan, keluarga, atau kuliah, dengan pengetahuan baru kita mengenai politik, konflik, society. Tapi di dalam hati kita, kita masih nyimpan kenangan spesial  mengenai kartun atau komik di masa kecil kita. Ketika kita dewasa, kita mau update semua kenangan itu supaya jadi lebih relevan dengan kehidupan kita, nah dari situlah semua gritty reboot itu berasal. Hanya saja, gritty reboot ini kebanyakan berasal dari rasa malu kita untuk ngakuin hal yang kekanakan, karena kita pengen dianggep serius, jadi dibuatlah reboot yang serius.

Gritty Reboot bisa jadi hal yang hebat, tapi gritty reboot harus datang bukan dari rasa malu, tapi dari rasa sayang kita terhadap hal yang kita sukai dari waktu kecil. Nggak semua karakter harus dirubah menjadi kelam supaya bisa jadi relevan dengan hidup kita,  kadang  yang harus dilakukan hanyalah sekedar naruh karakter tersebut di dunia yang kita tinggali, dengan semua kebingungan dan semua masalahnya.

Pada awalnya, Superman dibuat sebagai pahlawan warga amerika kelas menengah yang ditekan oleh bussinessman kaya.

yah sebelum gua ciao, nonton dulu lah trailer mario gritty reboot ini, lumayan seru juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s