Feminism, Matriarki, and stuffs.

Di post sebelumnya gua sempat bahas sedikit-sedikit mengenai feminism dan feminist. lalu kemarin, surfing di yutub membawa gua ke video tentang feminism, equality, matriarki blablala, jadi gua tonton videonya dan gua juga tonton beberapa video di channel dia.

Setelah nonton beberapa videonya, gua paham apa yang para feminist ini mau. Mereka nggak hanya ingin equality, tapi mereka juga pengen ngilangin perbedaan sosial antara cewek dan cowok. Cowok gak harus maskulin dan cewek gak harus feminin, nggak ada hal kecowokan dan nggak ada hal kecewekan, yang ada hanya hal. Kita semua equal, kita semua sama.

Gua sangat setuju kita equal, sederajat. Kita punya hak  yang sama, hak berpendapat, hak untuk vote, hak pendidikan, dan lain lain, gua setuju. Tapi yang gua nggak setuju adalah mengenai keinginan feminist ini untuk menghilangkan perbedaan sosial antara cowok dengan cewek, gini alasannya.

Pada level yang paling dasar, kita ini bukanlah hewan politik, bukan hewan sosial, melainkan hewan biologis. Kondisi biologis kitalah yang lalu menentukan evolusi sosial kita, yang akhirnya menentukan evolusi politis kita. Level dasar itulah yang kita sering lupain dalam permasalahan sosial seperti ini.

Pada beberapa hewan seperti gajah , serigala atau dubuk, sistem sosial yang mereka pake adalah sistem matriarki, yaitu sistem dimana pemimpin utama dari kelompok mereka adalah seekor betina. Gua enggak tau kenapa gajah serigala dan dubuk memilih untuk hidup dengan sistem matriarki, tapi gua tau sistem itulah yang membawa mereka survive sampai sekarang.

Evolusi biologis mereka mempengaruhi evolusi sosial mereka, lalu evolusi sosial mereka membawa mereka ke sistem matriarki, dan sebagai hewan sosial, sistem sosial mereka sangat mempengaruhi kesempatan mereka  untuk survive di alam liar.

Gua enggak tau apa perbedaan biologis antara serigala jantan dengan serigala betina sehingga mereka hidup dengan sistem matriarki, tapi yang penting, it works! mereka survive sementara banyak mahluk lainnya enggak. Bahkan mungkin aja dulu ada kelompok gajah, serigala atau dubuk dengan sistem patriarki tapi kelompok-kelompok tersebut enggak bertahan, mereka punah. Survival of the fittest.

Pada kerabat deket kita seperti gorilla, sistem yang dianut adalah patriarki. Sekali lagi gua enggak tau (banyak banget yah gua nggak taunya) alasan spesifiknya kenapa sistem ini yang mereka pake, tapi sistem inilah yang bisa bikin mereka survive.

Lalu sekarang kita ke manusia, sekali lagi gua nggak tau alasan spesifiknya, tapi pasti ada alasan kenapa kebanyakan sistem patriarki yang bertahan dan kenapa sistem itu yang membuat kita bisa bertahan hidup sampe sekarang.

Ada alasan kenapa gajah serigala dubuk pakai sistem matriarki dan gorilla manusia pakai sistem patriarki; alasannya adalah perbedaan biologis antara jantan dan betina pada mahluk itu.

Perbedaan biologis berarti juga perbedaan hormon, perbedaan hormon menentukan sikap dan sifat dari suatu gender, sikap dan sifat gender itu lah yang pada akhirnya menentukan spesies tersebut akan menganut sistem patriarki atau matriarki. Karena kita ini mahluk sosial, pastilah ada standar sosial untuk perilaku masing-masing gender, karena standar sosial itu akan membentuk dan mempersiapkan kita untuk role kita di kelompok kita, yang pada akhirnya akan menentukan kesempatan survival spesies kita.

Jadi, ada alasannya kenapa cowok diminta untuk bersikap maskulin  dan cewek diminta untuk bersikap feminin, yaitu untuk mempersiapkan mereka untuk peran mereka dalam kelompok sosialnya yang pada akhirnya akan menentukan kesempatan hidup spesies kita. Kalau perbedaan sosial ini diilangin secara paksa, kita bakal jadi spesies tanpa pemimpin, kita bakal punah.

Kalo lu nanya gua kenapa laki harus maskulin dan perempuan harus feminin, mungkin karena laki itu expendables dan perempuan lebih precious untuk kelangsungan hidup spesies kita. Satu laki juga cukup untuk membuahi banyak perempuan, sementara perempuan hanya bisa memberi keturunan yang jumlahnya terbatas, dan kita butuh sebanyak-banyaknya keturunan untuk bisa survive di alam. Kesannya mungkin ngerendahin, tapi ya alam memang kejam maan. Laki-laki expendables terbentuk untuk keluar berburu ngadepin bahaya buat nyari makan sementara perempuan yang precious terbentuk untuk lebih dilindungin, bukan berarti gua anggep perempuan nggak bisa berburu ngadepin bahaya, tapi ini masalah supply and demand, yang lebih dibutuhkan ya wajar bakal lebih dilindungin.

Evolusi alami, baik fisiologis maupun sosial, terjadi dalam waktu yang lama, evolusi alami nggak bisa dilakukan secara paksa, ya kalo gitu namanya evolusi buatan. Kalau memang spesies kita enggak perlu lagi make sistem matriarki atau patriarki, hal itu akan terjadi secara alami, nggak perlu dipaksa, diomongin atau di perebutkan. Nah pada saat itulah nggak akan ada perbedaan tekanan sosial antara cowok dengan cewek.

Jadi daripada sibuk nyama nyamain perbedaan kita, mending kita embrace aja bahwa cowok emang cewek itu beda dan pakai perbedaan itu untuk kemaslahatan spesies kita.

Maksud gua, kawin ajalah gausah repot.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s