Mempertahankan keseimbangan alam dengan KB

Kita, manusia, belakangan ini baru mulai menyadari betapa pentingnya untuk menjaga keseimbangan alam. Dalam satu abad terakhir, keseimbangan alam telah sangat terganggu, mengapa? Hal ini dapat kita kaitkan dengan lonjakkan pertumbuhan populasi manusia. Hanya dalam satu abad terakhir, jumlah populasi manusia melonjakdari sekitar 1 milyar, menjadi 6 milyar Manusia.

Pertumbuhan Populasi Manusia

Pertumbuhan Populasi Manusia

Manusia, sebagai mahluk dengan kebutuhan tertinggi di bumi, akan memerlukan lebih banyak sumber daya alam dibanding mahluk-mahluk lainnya. Dan dengan melonjaknya populasi jumlah manusia, tentunya permintaan akan sumber daya alam akan ikut melonjak. Permintaan akan sumber daya alam yang melonjak ini, tentunya akan menggangu keseimbangan alam, kita akan membutuhkan lebih banyak lahan untuk tempat tinggal, kayu untuk dijadikan kertas, hewan-hewan untuk dijadikan makanan, dan sebagainya.

Bila kita tidak menghentikan pertumbuhan populasi manusia yang begitu pesat ini, suatu saat nanti sumber daya alam akan habis, dan generasi manusia di masa depan akan kelaparan karena tidak adanya sumber daya yang cukup.

Kita harus mengurangi populasi manusia untuk mengembalikan keseimbangan alam yang telah kita rusak ini, bagaimana caranya? Tentu saja kita tidak dapat membantai sekian milyar manusia, bahkan demi keseimbangan alam sekalipun. Cara paling rasional adalah dengan KB satu anak. Dengan ini kita dapat mengurangi populasi manusia dengan sangat efektif, ingat HANYA SATU ANAK, tidak lebih dari dua. Secara kasarnya dapat dihitung seperti ini, bila saat ini populasi manusia ada 6 milyar jiwa, bila saja semua keluarga menerapkan KB satu anak, maka generasi berikutnya akan berjumlah 3 milyar jiwa, lalu generasi berikutnya menjadi 1.5 milyar, dan menjadi 750 juta jiwa.. Saya rasa populasi dunia berjumlah 750 juta – 1.5 milyar manusia adalah populasi yang cukup ideal untuk menjaga keseimbangan alam, sekaligus menjaga kehidupan sosial-budaya manusia. Selanjutnya, untuk menjaga agar manusia tidak punah, generasi yang berjumlah 750 juta jiwa ini diperbolehkan memiliki 2 anak, lalu generasi berikutnya yang berjumlah 1.5 milyar jiwa, diharuskan hanya memiliki satu anak. Dengan ini, jumlah manusia akan tetap terjaga, dan yang terutama, keseimbangan alam tetap terjaga.

Mungkin anda berpikir, dengan jumlah yang begitu sedikit, akan terjadi kekacauan dalam kehidupan sosial dan budaya manusia. Justru sebaliknya, dengan hanya memiliki satu anak, para orangtua akan dapat lebih fokus untuk mengasuh dan mendidik anaknya, sehingga kualitas manusia pada generasi berikutnya akan lebih baik. Dan juga dengan sedikitnya jumlah manusia, tentu persaingan dalam kehidupan manusia akan lebih berkurang, dengan ini kesejahteraan manusia akan lebih bertambah jika dibandingkan bila populasi manusia masih meledak.

Jadi dengan KB satu anak, kita dapat menjaga keseimbangan alam, sekaligus menambah kesejahteraan hidup manusia. mari kita lakukan.

Advertisement

~ by archontasius on October 12, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.